Peran Pemuda dan Mahasiswa di Zaman Milenial

   Di zaman milenial ini banyak sekali permasalahan dan isu-isu yang bermunculan, baik politik, agama, maupun sosial. Permasalahan itu harus mereda dan ditemukan jalan keluarnya. Peran kita sebagai mahasiswa  harus ikut berkontribusi dalam menyelesaikan permasalahan-permasalahan tersebut.
      Mengapa harus mahasiswa? Karna di tahun 2020 jumlah milenial Indonesia sampai ke angka 83 juta jiwa, jumlah yang sangat fantastik. Dengan banyaknya orang-orang milenial saat ini, sudah semestinya kita ikut prihatin dengan isu-isu tersebut, lalu ikut menemukan jalan keluarnya.
     Lalu bagaimana untuk ikut berkontribusi dalam hal tersebut?. Di zaman milenial ini, social media sudah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari. Hampir semua kaum milenial menggunakan social media. Maka dari itu dengan adanya kesempatan yang sangat mudah melalui media sosial ini, bisa kita jadikan wadah untuk membagikan isu-isu tersebut dan bagaimana kita harus menyikapinya dan menemukan jalan keluarnya.
    Gerakan-gerakan yang dilakukan oleh milenial sudah terbukti sukses di negara lain contohnya gerakan politik Protest against child marriage di India tahun 2018. Gerakan tersebut membuktikan bahwa pemuda sekarang atau kaum milenial sangat berpengaruh pada permasalahan-permasalahan negara karna anak muda lebih kreatif, terkoneksi, dan percaya diri. 
YANG MUDA YANG BERKARYA!!!! 

"sejarah Indonesia itu sejarah angkatan muda. Angkatan tua itu jadi beban. " - Pramoedya Ananta Toer, Sastrawan. 

Comments

Popular Posts